Seribu tangga di taman prasejarah sumpang bita

IMG_20170525_142644_HDR
Picture by Nurismayanti

Pada tanggal 25 mei 2017, Dalam rangka menyambut bulan puasa saya dan sepupu jalan jalan ke salah satu wisata yang ada di pangkep. Wisata yang kali ini saya kunjungi yaitu wisata sumpang bita atau biasa di kenal dengan taman prasejarah sumpang bita. sumpang bita berada di Kelurahan Balocci Kecamatan Balocci Kabupaten Pangkajene Kepulauan.

Dimana dalam taman prasejarah sumpang bita terdapat Gua Sumpang Bita merupakan gua terbesar yang di Kabupaten Pangkep bahkan di Sulawesi Selatan, serta memiliki kubah yang tinggi dan melandai kebelakang. Berada pada ketinggian sekitar 280 meter diatas permukaan laut.

Tapi pada hari itu saya tidak sempat masuk ke gua tersebut di karenakan saya cuman sanggup Naik anak sebanyak 100 😁 sedangkan gua sumpang bita tersebut berada pada anak tangga 1000. Untuk teman-teman yang ingin kesana sebaiknya menggunakan celana kain supaya bebas bergerak pada saat menaiki anak tangga.

Rute perjalanan untuk sampai ke tangga seribu

Buat teman-teman yang ingin kesana anda bisa  menggunakan kendaraan roda dua dan empat. Dari kota makassar arah ke Utara melalui jalan aspal menuju kota Parepare. Sampai di km 55 Kampung Soreang, membelok ke kanan menuju pabrik semen Tonasa. Dari pabrik Tonasa ke arah Timur menuju kompleks Taman Prasejarah.

Taman prasejarah sumpang bita sejauh 3 km melalui jalanan sedikit mendaki. Daerah Pangkep terdiri dari beberapa desa/kelurahan atau kecamatan yang tersebar. Salah satu desa yang akan kita dilalui untuk menuju taman prasejarah Sumpang Bita yaitu desa Kabba dimana di pinggir jalanan terdiri atas sawah yang sangat luas dan beberapa rumah dan pohon.

Biaya masuk sumpang bita

Sebelum masuk ke sumpang bita hendaknya kita membayar tiket masuk sebesar Rp. 5. 000 perorang dan uang parkir sebesar Rp. 2000. Setelah masuk di area sumpang maka kita akan manjakan oleh keindahan alam yang sangat indah dan pemandangan alam yang penuh dengan pepohonan yang berwarna hijau dan rerumputan yang tertata sangat rapi. Di dalam area sumpang bita terdapat juga taman yang menyerupai taman teletubis seperti di difilm-film kartun. 😁

IMG_20170525_143911_HDR
Picture by Nurismayanti

Untuk mendapatkan Anak tangga bersusun yang sangat banyak sekali hingga 1000 tangga kamu harus berjalan kurang lebih 1 km, dimana jarak antara anak tangga sekitar 50 cm untuk memudahkan naik ke atas gunung. Di jalan ini anda harus menyiapkan energi ekstra agar anda dapat mencapai titik puncak keberadaan gua.

IMG_20170525_151002_HDR
Pictute by Nurismayanti

Ditengah perjalanan menuju gua sumpang bita teman-teman akan menemukan sebuah kolam yang tersusun 2 tingkat yang menjadi spot utama untuk beristirahat. Kolam ini sering dijadikan tempat mandi wisatawan karena memiliki air yang alami dan segar yang keluar dari celah – celah batu pegunungan.

Fasilitas yang ada di taman prasejarah sumpang bita

fasilitas yang telah disiapkan di kawasan ini yaitu Pagar kawat duri yang dibangun sepanjang 500 m di sebelah utara lokasi yang membatasi antara taman situs dan milik pribadi semen Tonasa, Jalan setapak ke Gua Sumpang Bitta terdiri atas trap-trap atau anak tangga, Taman yang dihias sedemikian rupa untuk memberi kesan nyaman dan indah bagi para pengunjung, Rumah informasi yang bentuknya seperti model rumah tradisional Bugis/Makassar, Rumah istirahat dibangun supaya pengunjung dapat berhenti beberapa saat untuk melepaskan lelah sebelum melanjutkan perjalanan ke anak tangga yang lebih tinggi.

IMG_20170525_142647_HDR
Picture by Nurismayanti
IMG_20170525_150939_HDR
Rumah persinggahan untuk menghilangkan lelah sejenak sebelum berlanjut ke anak tangga

Temuan dalam gua sumpang bita

Ada  Beberapa temuan di dalam gua Sumpang Bita  Pada ruang bagian utara terdapat sebuah lukisan berupa babirusa (Elaphurus davidanus) yang sedang meloncat sebanyak 12 buah. Di depan lukisan tersebut terdapat sejumlah lukisan cap tangan sebelah kanan sebanyak 15 buah dan cap tangan sebelah kiri sebanyak 21 buah. Ada pula lukisan sampan sebnayak 1 buah yang di atasnya terdapat lukisan dua ekor babirusa dengan posisi kepala ke bawah.

Sumber : Nurismayanti Mashud

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s